Kenali Kualitas Udara pembacaan sensor

Terkait Kualitas Udara Dalam Ruangan, Kesadaran Adalah Setengah Solusinya!

HALO Smart Sensor - Kesehatan - Kualitas Udara

Indeks Kualitas Udara

Indeks Kualitas Udara memberikan rata-rata kondisi kualitas udara yang dihirup seseorang selama beberapa jam. Banyak insinyur pemeliharaan fasilitas, kepala sekolah, manajer kantor, pemilik properti, dan bahkan CEO terkejut mengetahui bahwa kualitas udara dalam ruangan mereka kurang diinginkan oleh pekerja, pasien, penghuni, dan tamu.

HALO mengikuti standar EPA untuk mengukur kualitas udara.

Beroperasi di Panjang Siklus Pengukuran untuk Kualitas Udara Umum.

Jumlah Kontaminan yang Disampel di HALO Smart Sensor: 4-5.

Faktor Indeks Kualitas Udara:

Materi Partikulat (2.5 m, 10 m) • Karbon Monoksida (CO) • Nitrogen Dioksida (NO₂)

HALO Smart Sensor - Kesehatan - Partikulat

Materi Partikulat (PM)

Materi partikulat, atau PM, adalah campuran partikel dan tetesan di udara. PM bervariasi dalam bentuk dan ukuran, tetapi diameter 10 mikrometer atau lebih kecil dapat mempengaruhi kesehatan Anda karena dapat terhirup. PM 2.5 mengacu pada partikel halus – dengan diameter dua setengah mikron atau kurang.

Paparan PM yang cukup dapat mengiritasi mata, hidung, tenggorokan, dan paru-paru, menyebabkan gejala mirip alergi dan sesak napas pada orang sehat. Hal ini juga dapat memperburuk masalah medis yang sudah ada, seperti asma dan penyakit jantung. PM 2.5 dianggap sebagai risiko kesehatan lingkungan terbesar di dunia.

Tingkat PM dalam ruangan dapat dipengaruhi oleh sumber luar seperti knalpot kendaraan, kebakaran hutan, dan emisi pembangkit listrik. Tetapi banyak aktivitas dalam ruangan juga menghasilkan PM: memasak, membakar perapian, dan merokok hanyalah beberapa sumber umum.

HALO Smart Sensor - Kesehatan - CO

Karbon Monoksida (CO)

Karbon monoksida adalah bahaya yang terkenal – gas tidak berbau dan tidak berwarna yang dapat mematikan dalam konsentrasi tinggi. Bahkan pada tingkat yang lebih rendah, ketika dipancarkan oleh peralatan yang menggunakan bahan bakar, dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kebingungan dan kehilangan ingatan. Memantau kualitas udara dalam ruangan untuk mengetahui kadar karbon monoksida sangat penting untuk keselamatan; memanfaatkan sensor kualitas udara untuk mendeteksi dan mengelola risiko paparan CO adalah langkah dasar yang logis.

HALO Smart Sensor - Kesehatan - NO2

Nitrogen Dioksida (NO2)

Nitrogen dioksida (NO₂) adalah produk sampingan dari proses alam dan aktivitas manusia. Paparan kronis terhadap NO₂ dikaitkan dengan masalah kesehatan yang parah, termasuk hipertensi, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan bahkan kematian. Kehadiran nitrogen dioksida di atmosfer menjadikannya polutan udara yang signifikan, sehingga menekankan perlunya sistem pemantauan kualitas udara yang kuat. Memanfaatkan sensor kualitas udara untuk melacak tingkat NO₂ dapat membantu mengurangi risiko kesehatan dan berkontribusi pada pengelolaan kualitas udara yang efektif.

"Untuk indeks kualitas udara, saya pikir itu akan membuka mata bagi sejumlah sekolah. Mereka akan terkejut melihat betapa buruknya kualitas udara."

Kualitas udara dalam ruangan dapat dipengaruhi secara signifikan oleh sumber materi partikulat di luar ruangan seperti knalpot kendaraan, kebakaran hutan, dan emisi pabrik, sedangkan aktivitas di dalam ruangan seperti memasak, menggunakan perapian, dan merokok juga berkontribusi terhadap tingkat materi partikulat dalam ruangan. Karbon monoksida dari utilitas gas dan nitrogen dioksida dari bahan bakar fosil, metana, dan proses manufaktur dengan mudah masuk ke pasokan udara dalam ruangan. Hal ini menggarisbawahi perlunya sensor kualitas udara yang terjangkau seperti HALO pemantauan kualitas udara dalam ruangan untuk memastikan lingkungan hidup atau kerja yang sehat bagi penghuni dan tamu.